Tragedi di Sore Itu
Air mata mulai menyusut
Perih dada tak kunjung hilang
Kemalangan bertubi-tubi datang
Kota itu terasa ramai, namun menakutkan
Kota itu menjerit meminta pertolongan
Langit kota itu begitu terang benderang, namun bukan karena lampu pasar malam
Rintihan dari ibu untuk anaknya
Jeritan adik untuk kakaknya
Rengkuhan tangan besar bapak untuk keluarganya
Matahari sore menyaksikan
Sebuah kota yang terkena nasib malang
Tragedi sore itu, terus terngiang-ngiang
Untuk siapapun yang menyaksikan
Magelang, 26 Februari 2020
Comments
Post a Comment