Virus Corona

Lekas Sembuh Bumiku...

Virus Corona atau Covid-19 belakangan ini memang menjadi pandemik bagi dunia. Virus yang menyerang sistem imun tubuh ini memilki proses penyebaran yang cukup cepat dan signifikan. Hingga saat ini kasus Covid-19 sudah mencapai angka ratusan ribu dengan tingkat kematian yang juga sangat tinggi dalam skala global. Di Indonesia, Covid-19 ini juga sudah memasuki skala gawat darurat. Pemerintah Indonesia pun terus melakukan berbagai ragam upaya penanganan untuk mencegah ataupun meminimalisir penyebaran dari Covid-19 ini. Salah satu yang sedang digalakkannya yaitu gerakan karantina diri.

Dengan ditetapkannya wabah virus corona atau 2019-nCoV sebagai status darurat dunia, tingkat kewaspadaan masing-masing individu pun secara tidak langsung harus ditingkatkan. Segala bentuk antisipasi agar tidak terserang Covid-19 ini harus dilakukan sebaik mungkin oleh masing-masing individu. Virus jenis corona ini sebenarnya bukanlah sebuah wabah virus baru yang menyerang dunia. Pasalnya coronavirus ini masih merupakan satu spesies atau satu keluarga dengan virus yang menyebabkan wabah MERS dan SARS di tahun 2002 dan 2012. Dibandingkan Covid-19, tingkat kematian akibat SARS yang penyebarannya masuk dalam kategori epidemi justru lebih tinggi, namun jumlah kematian akibat SARS jauh lebih rendah dibanding Covid-19.

Wabah virus corona atau Covid-19 ini memiliki tanda atau gejala yang cukup mirip dengan gejala saaat seseorang terkena influenza atau flu biasa. Namun justru karena gejalanya yang begitu mirip dengan gejala flu ini membuat kebanyakan orang sulit untuk membedakan atau menyadari apakah dirinya terkena virus corona ini atau hanya flu biasa.  Gejala virus corona ini diantaranya yaitu, demam, batuk, pilek, mengalami kesulitan untuk bernafas, sakit tenggorokan, hingga letih dan lesu. Apabila seseorang mengalami salah satu atau seluruh gejala-gejala di atas, maka harus segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada pihak medis untuk dianalisa apakah ia terkena coronavirus atau hanya flu biasa. Kesadaran masing-masing indinvidu saat ini sangatlah diperlukan untuk tetap mencegah penyebaran coronavirus ini.

Berbagai cara pencegahan untuk Covid-19 inipun terus disosialisasikan oleh WHO seperti dari yang paling sederhana hingga yang paling mendetail. Cara paling sederhana yang tentunya bisa dilakukan oleh seluruh individu yaitu seperti diantaranya selalu rutin mencuci tangan dengan sabun, untuk tetap menjaga tangan kita selalu steril dan bersih. Kemudian apabila sedang merasa kurang enak badan seperti sedang terkena batuk dan pilek, pastikan untuk selalu mengenakan masker untuk menghindari sakitmu menjadi lebih parah sekaligus mencegah penyebaran terhadap individu lainnya yang berada disekitarmu. Apabila gejala batuk dan pilek yang tengah dialami menjadi semakin parah atau tak kunjung sembuh, segeralah meminta bantuan medis. Selain selalu rutin mencuci tangan serta kenakan masker, usahakan untuk mengurangi interaksi langsung dengan hewan, jangan mengkonsumsi daging mentah, rajin berolahraga, serta konsumsi makanan-makanan bergizi seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.

Disituasi seperti ini, tenaga medis seperti perawat hingga dokter adalah orang-orang yang berada digarda terdepan untuk melawan coronavirus ini, yang tentunya juga sangat rentan terkena. Pesan bagi para tenaga medis inipun rasanya patut disampaikan oleh WHO hingga masyarakat atau individu biasa sebagai bentuk dukungan bagi tenaga medis dalam melawan Covid-19.  Hindari kontak atau jarak dekat dengan penderita ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut), selalu gunakan APD (Alat Pelindung Diri), selalu mencuci tangan dengan sabun usai kontak langsung dengan orang sakit atau lingkungan orang sakit. Bagi individu yang memiliki gejala ISPA, ingatlah untuk selalu menerapkan etika batuk  yaitu dengan menjaga jarak dengan orang atau menutup hidung dengan tissue atau baju saat batuk terjadi. Dengan segala upaya pencegahan dan perlindungan diri agar tidak terkena Covid-19 ini, diharapkan dapat menjadi upaya terbaik dalam mengurangi tingkat penyebaran Covid-19 ini.


Magelang, 06 April 2020

Comments

Popular Posts