[OPINI] Untuk Kamu yang Memilih Menjadi Wanita Berpendidikan Tinggi
Ditulis oleh Nia Ariesty
Magelang, 05 Mei 2020
Tulisan yang saya buat ini
terinsiprasi dari sebuah artikel Opini yang berjudul Untuk Kamu yang Memilih Menjadi Wanita Berpendidikan Tinggi, yang ditulis oleh Nia
Ariesty. Saya sangat sependapat dengan pesan-pesan maupun pemikiran yang penulis
tuangkan dalam artikelnya ini. Wanita tidak perlu takut untuk memprioritaskan
pendidikan di dalam hidupnya. Karena sejatinya, seperti yang sudah penulis
sampaikan, pendidikan tinggi berguna
untuk membantumu mencari solusi setiap ada masalah yang menghampirimu karena
otak dilatih utnuk berpikir kritis dalam mengambil sebuah keputusan.
Di Indonesia sendiri, sedari dulu wanita selalu dilanda tekanan dan
ekspektasi sosial yang berlebihan. Mulai dari cara berpakaian, cara berbicara,
hingga usia menikah. Masyarakat terkesan terus mengusik dan mengomentari
kehidupan wanita yang menurutnya tidak memenuhi ekspektasinya dan terkesan
menyimpang dari kodrat wanita yang sudah mereka labeli. Salah satu yang kerap
menjadikan perdebatan banyak pihak yaitu ketika wanita memilih untuk
mengutamakan pendidikan dan karier.
Masih banyak masyarakat yang menganggap, kodrat wanita itu hanyalah
menjadi seorang istri dan seorang ibu. Tugas utama wanita itu hanyalah
mendukung suaminya, mengurus segala keperluannya, dan membesarkan anak-anaknya.
Segelintir orang pun juga mengatakan ketika wanita memilih untuk meraih
cita-cita dan mimpinya setinggi mungkin, ia menjadi acuh terhadap kehidupan
masa depannya untuk berkeluarga. Segelintir lainnya mengatakan bahwa wanita
dengan banyak gelar dapat membuat pria mundur teratur karena tidak punya nyali
untuk mendekatinya.
Pemikiran congkak seperti itu benar-benar harus
dihilangkan. Dalam opininya ini Nia Ariesty pun menyampaikan beberapa
poin penting yang seharusnya bisa membuka pikiran orang-orang tentang apa itu arti
sebenarnya dari sebuah kata wanita cantik. Bukan
masalah setara atau pendidikan pria harus lebih tinggi, tetapi karena pria
tidak hanya membutuhkan wanita cantik saja, mereka membutuhkan wanita cerdas
yang bisa diajak untuk bertukar pikiran saat menghadapi masa-masa sulit. Wanita
diciptakan untuk menjadi seorang penolong bagi prianya. That’s why tidak hanya
pria saja yang butuh otak cemerlang, wanita juga! Beauty is nothing without
brain. Kalau hanya mengandalkan kecantikan, banyak manusia di luar sana yang
juga sama cantiknya, bahkan lebih. Girls, cantik saja tidak cukup untuk menjadi
modal masa depan.
Saya pribadi sangat menyukai kutipan kalimat di atas.
Lewat kutipan tersebut, penulis ingin kaum wanita paham bahwa pendidikan bisa
menjadi nilai tambah untuk semakin memancarkan pesona kecantikan di dalam diri
seorang wanita.
Diakhir artikelnya, penulis juga menambahkan sebuah
kalimat yang kiranya dapat menenangkan pemikiran resah yang mungkin tengah
melanda para wanita yang memilih untuk melanjutkan pendidikan setinggi mungkin
demi mengejar cita-cita dan mimpinya namun terganggu oleh pemikiran-pemikiran
congkak di atas tadi. Jika kamu bisa
memilih yang terbaik, mengapa kamu memilih yang biasa, bahkan karena cemas akan
usiamu, akhirnya kamu memilih apa adanya? Tunggulah pria sepadan yang akan
menghampirimu diwaktu yang tepat. Pria tersebut sedang mempersiapkan dirinya
dan masa depan yang ditawarkannya padamu.
Sebagai penutup, artikel opini yang ditulis oleh Nia
Ariesty ini bisa menjadi sumber bacaan yang wajib dibaca, khususnya bagi
kalangan millennial saat ini. Menurut saya, Nia Ariesty mampu mengemas isi
didalam opininya dengan gaya bahasa maupun kaidah kepenulisan yang cenderung
ringan dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan.
Jadi
untuk kamu yang memilih menjadi wanita berpendidikan
tinggi, jangan takut lagi untuk terus melanjutkan dan mengejar cita-cita serta
mimpi- mimpimu.
Jangan sia-siakan mimpimu hanya
karena takut tidak mendapatkan pasangan
-Nia Ariesty-Magelang, 05 Mei 2020
Comments
Post a Comment