[OPINI] Untuk Kamu yang Memilih Menjadi Wanita Berpendidikan Tinggi

Ditulis oleh Nia Ariesty

Tulisan yang saya buat ini terinsiprasi dari sebuah artikel Opini yang berjudul Untuk Kamu yang Memilih Menjadi Wanita Berpendidikan Tinggi, yang ditulis oleh Nia Ariesty. Saya sangat sependapat dengan pesan-pesan maupun pemikiran yang penulis tuangkan dalam artikelnya ini. Wanita tidak perlu takut untuk memprioritaskan pendidikan di dalam hidupnya. Karena sejatinya, seperti yang sudah penulis sampaikan, pendidikan tinggi berguna untuk membantumu mencari solusi setiap ada masalah yang menghampirimu karena otak dilatih utnuk berpikir kritis dalam mengambil sebuah keputusan.

Di Indonesia sendiri, sedari dulu wanita selalu dilanda tekanan dan ekspektasi sosial yang berlebihan. Mulai dari cara berpakaian, cara berbicara, hingga usia menikah. Masyarakat terkesan terus mengusik dan mengomentari kehidupan wanita yang menurutnya tidak memenuhi ekspektasinya dan terkesan menyimpang dari kodrat wanita yang sudah mereka labeli. Salah satu yang kerap menjadikan perdebatan banyak pihak yaitu ketika wanita memilih untuk mengutamakan pendidikan dan karier.

Masih banyak masyarakat yang menganggap, kodrat wanita itu hanyalah menjadi seorang istri dan seorang ibu. Tugas utama wanita itu hanyalah mendukung suaminya, mengurus segala keperluannya, dan membesarkan anak-anaknya. Segelintir orang pun juga mengatakan ketika wanita memilih untuk meraih cita-cita dan mimpinya setinggi mungkin, ia menjadi acuh terhadap kehidupan masa depannya untuk berkeluarga. Segelintir lainnya mengatakan bahwa wanita dengan banyak gelar dapat membuat pria mundur teratur karena tidak punya nyali untuk mendekatinya.

Pemikiran congkak seperti itu benar-benar harus dihilangkan. Dalam opininya ini Nia Ariesty pun menyampaikan beberapa poin penting yang seharusnya bisa membuka pikiran orang-orang tentang apa itu arti sebenarnya dari sebuah kata wanita cantik. Bukan masalah setara atau pendidikan pria harus lebih tinggi, tetapi karena pria tidak hanya membutuhkan wanita cantik saja, mereka membutuhkan wanita cerdas yang bisa diajak untuk bertukar pikiran saat menghadapi masa-masa sulit. Wanita diciptakan untuk menjadi seorang penolong bagi prianya. That’s why tidak hanya pria saja yang butuh otak cemerlang, wanita juga! Beauty is nothing without brain. Kalau hanya mengandalkan kecantikan, banyak manusia di luar sana yang juga sama cantiknya, bahkan lebih. Girls, cantik saja tidak cukup untuk menjadi modal masa depan.

Saya pribadi sangat menyukai kutipan kalimat di atas. Lewat kutipan tersebut, penulis ingin kaum wanita paham bahwa pendidikan bisa menjadi nilai tambah untuk semakin memancarkan pesona kecantikan di dalam diri seorang wanita.

Diakhir artikelnya, penulis juga menambahkan sebuah kalimat yang kiranya dapat menenangkan pemikiran resah yang mungkin tengah melanda para wanita yang memilih untuk melanjutkan pendidikan setinggi mungkin demi mengejar cita-cita dan mimpinya namun terganggu oleh pemikiran-pemikiran congkak di atas tadi. Jika kamu bisa memilih yang terbaik, mengapa kamu memilih yang biasa, bahkan karena cemas akan usiamu, akhirnya kamu memilih apa adanya? Tunggulah pria sepadan yang akan menghampirimu diwaktu yang tepat. Pria tersebut sedang mempersiapkan dirinya dan masa depan yang ditawarkannya padamu.

Sebagai penutup, artikel opini yang ditulis oleh Nia Ariesty ini bisa menjadi sumber bacaan yang wajib dibaca, khususnya bagi kalangan millennial saat ini. Menurut saya, Nia Ariesty mampu mengemas isi didalam opininya dengan gaya bahasa maupun kaidah kepenulisan yang cenderung ringan dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan.

Jadi untuk kamu yang memilih menjadi wanita berpendidikan tinggi, jangan takut lagi untuk terus melanjutkan dan mengejar cita-cita serta mimpi- mimpimu.

Jangan sia-siakan mimpimu hanya karena takut tidak mendapatkan pasangan
-Nia Ariesty-


Magelang, 05 Mei 2020

Comments

Popular Posts