Pendar Rembulan
Malam itu, langit menggelap tanpa bintang
Bumi sunyi sepi usai hujan
Udara berhembus kencang beraturan
Manusia meringkuk mencari kehangatan
Lalu cahaya itu pun datang
Menabur secercah rasa hangat dalam kesunyian
Tak seperti lampu bohlam,
Pendar cahayanya, beribu-ribu lebih menyilaukan
Bulatannya tampak gagah terpandang aksa
Berdiri mencolok diluasnya langit malam
Cantik sempurna menyapa cakrawala
Rembulan namanya,
Permata indah milik Penguasa
Penakluk gelap kala malam tiba
Magelang, 15 Juli 2020
Comments
Post a Comment