Titipan Bintang untuk Kunang-kunang
Alkisah suatu malam, terjadilah percakapan antara Bintang dan Kunang-kunang. Kunang-kunang bercerita pada bintang, dia begitu sedih. Tubuh kunang-kunang amat kecil dan saat malam tiba, dia tak terlihat bahkan matanya juga sulit melihat sekitar. Kunang-kunang ingin seperti bintang, selalu terlihat indah di malam hari.
“Aku ingin seperti dirimu, bintang.”
“Tidak bisa kunang-kunang. Kalau kau menjadi diriku, lalu kunang-kunang tidak akan pernah ada.”
Kunang-kunang merasa tak ada yang tau dirinya. Jadi ada tidaknya dirinya, itu tidaklah penting. “Tidak ada yang mengetahui diriku. Tapi dirimu, semuanya tau kau bintang. “
“Tidak kunang-kunang, percayalah pasti ada yang mengetahui dirimu.”
Bintang merasa kasihan melihat kunang-kunang kehilangan kepercayaan dirinya karena tubuhnya yang kecil. “Kunang-kunang aku punya ide, kau bisa terlihat bersinar dan indah sepertiku. “
“Bagaimana caranya bintang?“ Kunang-kunang bertanya dengan penuh antusias.
“Kau kuperbolehkan memiliki sedikit cahayaku yang bisa mempercantik dirimu dan bisa menerangimu saat malam hari.“
“Bintang serius?“ Kunang-kunang bertanya untuk memastikan ucapan Bintang yang baru saja didengarnya.
Pertanyaan dari Kunang-kunang tersebut dijawab Bintang dengan anggukan yakin.
“Baiklah Bintang terima kasih. Tapi kenapa kau mau memberikan cahayamu itu padaku?“ Kunang-kunang kembali melontarkan pertanyaan ke Bintang.
“Tidak kunang-kunang, aku tidak memberikan cahayaku ini secara cuma-cuma.“
“Lalu?“
“Aku hanya menitipkannya saja. Jika karena ini kau menjadi sombong, maka aku akan mengambilnya lagi. Aku tidak ingin sahabatku ini menjadi sombong karena apa yang akan kuberikan ini. Kau harus tetap menjadi Kunang-kunang, sahabatku yang rendah hati. “
“Baik bintang, aku mengerti“ Kunang-kunang tampak begitu bahagia.
Bintang pun kemudian memberikan sedikit dari cahaya indah yang dimilikinya kepada Kunang-kunang. Usai menerima cahaya dari Bintang, tubuh Kunang-kunang seketika tampak bersinar mengeluarkan cahaya di malam hari, seperti Bintang. Kunang-kunang selalu menjaga titipan cahaya dari Bintang dengan sangat baik. Kunang-kunang juga tetap rendah hati. Bintang tetap indah dan lebih indah lagi, karena kebaikannya dan telah menumbuhkan rasa percaya diri kunang-kunang kembali.
Magelang, 21 Maret 2021
Comments
Post a Comment